Bandung, 22 Mei 2025 – Program Studi Pendidikan Khusus, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Modul Cetak dan Digital Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas (PKRS) pada Kamis, 22 Mei 2025. Kegiatan ini dilangsungkan di Ruang Rapat PKh Lt. 2 FIP UPI, dimulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB.
Pelatihan ini menghadirkan Prof. Asep Herry, seorang pakar dalam pengembangan bahan ajar, sebagai narasumber utama. Dihadiri oleh Sekretaris Program Studi Pendidikan Khusus dan para dosen di lingkungan Program Studi PKh, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dosen dalam menyusun modul ajar cetak dan digital yang ramah disabilitas, khususnya dalam topik kesehatan reproduksi dan seksual.
Acara dibuka secara resmi oleh Kaprodi PKh, Dr. dr. Riksma Nurahmi, R.A, M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penyediaan bahan ajar yang inklusif dan dapat diakses oleh seluruh mahasiswa, termasuk mahasiswa dengan disabilitas. Ia menekankan bahwa isu kesehatan reproduksi dan seksual merupakan salah satu aspek penting dalam pendidikan kehidupan, yang masih jarang diintegrasikan dalam pembelajaran khusus.
Dalam sesi pelatihan, Prof. Asep Herry menyampaikan pedoman penyusunan bahan ajar di perguruan tinggi, dengan penekanan pada prinsip universal design dalam pendidikan, serta pentingnya adaptasi format agar materi bisa disampaikan baik dalam bentuk cetak maupun digital. Ia juga memberikan contoh praktik baik dan pendekatan dalam mengembangkan modul yang efektif, aplikatif, dan kontekstual dengan kebutuhan mahasiswa penyandang disabilitas.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif, di mana para peserta menyampaikan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi dalam menyusun bahan ajar PKRS yang sesuai dengan konteks mahasiswa berkebutuhan khusus. Hasil pelatihan ini akan ditindaklanjuti dengan penyusunan modul PKRS berbasis cetak dan digital sebagai bentuk dukungan terhadap hak atas pendidikan seksual yang aman dan inklusif bagi seluruh mahasiswa.