
Bandung, 6 November 2025 — Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (FIP UPI) menggelar diskusi dan studi banding bersama National Taiwan Normal University (NTNU), Kamis (6/11), di Ruang Rapat FIP Lantai 3. Kegiatan strategis ini dipimpin oleh Dekan FIP, Dr. Nandang Budiman, M.Si., dan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, Guru Besar, dosen, serta seluruh Ketua Program Studi, termasuk Program Studi Pendidikan Khusus.

Delegasi NTNU yang berjumlah sepuluh orang dipimpin oleh Executive Vice President, Prof. Yao-Ting Sung, bersama para profesor dan peneliti terkemuka seperti Prof. Ovid Jyh-Lang Tzeng, Prof. Chun-Yen Chang, Prof. Tzu-Chien Liu, Prof. Hsiao-Ping Yu, dan Dr. Jung-Mei Su dari Higher Education Sprout Project Office.
Dalam sambutannya, Dr. Nandang Budiman menegaskan komitmen FIP UPI dalam memperluas jejaring internasional, khususnya dengan universitas unggulan di Asia. Ia menekankan bahwa kolaborasi dengan NTNU membuka ruang luas bagi peningkatan mutu akademik, riset, hingga pertukaran budaya.
Pertemuan ini menjadi sarana bagi kedua institusi untuk saling mempresentasikan profil, program unggulan, serta fokus penelitian. NTNU menyoroti kekuatan mereka di bidang teacher education dan educational technology, yang sejalan dengan arah pengembangan FIP UPI dalam inovasi pendidikan.
Diskusi berlanjut dengan pemetaan peluang kerja sama, mencakup:
- Pertukaran Mahasiswa (Student Exchange) satu semester dengan credit transfer
- Joint Research di bidang pendidikan dan teknologi pembelajaran
- Visiting Professor Program bagi dosen NTNU untuk berbagi keahlian di FIP
- Summer Course & Short Program bagi mahasiswa UPI di Taiwan
Dari sudut pandang Prodi Pendidikan Khusus, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas cakupan kolaborasi internasional yang berpotensi mendukung inovasi pembelajaran dan riset di bidang pendidikan kebutuhan khusus. Kepala Prodi Pendidikan Khusus FIP UPI, Dr. dr. Riksma Nurahmi Rinalti Akhlan, M.Pd., menyampaikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, Prodi PLB sangat berkepentingan dengan upaya internasionalisasi, terutama peluang kerja sama riset dan program mobilitas yang dapat meningkatkan kualitas akademik, kompetensi mahasiswa, serta pengembangan teknologi pembelajaran adaptif bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

Melalui diskusi dan studi banding ini, Prodi Pendidikan Khusus berharap terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara UPI dan NTNU, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan inklusif dan pendidikan khusus di Indonesia. Semoga agenda ini menjadi langkah awal menuju kerja sama jangka panjang yang produktif dan berkelanjutan.