Lompat ke konten

Mahasiswa PKh UPI Ikuti Student Exchange Program ke Hiroshima University, Jepan

Bandung, 22 September 2025 – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti Ruang Rapat Lantai 2 Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), ketika civitas akademika melepas keberangkatan Anggi Septriani, mahasiswa Program Studi Pendidikan Khusus (PKh) angkatan 2023, untuk mengikuti Student Exchange Program Campus Asia di Hiroshima University, Jepang. Program ini akan berlangsung mulai September 2025 hingga Januari 2026.

Acara pelepasan ini dihadiri oleh Dekan FIP, Dr. Nandang Budiman, M.Si., Wakil Dekan 3 Dr. Euis K., Direktur Direktorat Kemitraan dan Urusan Internasional (DKUI) : Pupung Purnawarman, M.Sc.Ed., Ph.D, Kaprodi PKh Dr. dr. Riksma Rinalti Akhlan, M.Pd., serta para dosen PKh yang turut memberikan dukungan langsung kepada Anggi.

Dalam sambutannya, Dr. Nandang Budiman menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kesempatan yang diraih Anggi. Ia menegaskan bahwa kepercayaan dari pihak Jepang, baik Hiroshima University, Tsukuba University, maupun Tasuc Jepang, merupakan bukti nyata bahwa mahasiswa UPI mampu bersaing di kancah internasional. “Selamat kepada Anggi, fakultas sangat bangga. Semoga pengalaman ini bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani bermimpi dan berprestasi di luar negeri,” tuturnya.

Sementara itu, Prof. Pupung menekankan bahwa pengalaman Anggi bukan hanya sekadar program pertukaran pelajar, tetapi juga membawa misi besar sebagai duta UPI dan duta bangsa. “Selain belajar, Anggi juga harus menunjukkan identitas Indonesia yang baik, menjaga nama almamater, serta membawa pulang budaya positif dari Jepang untuk diadaptasi di Indonesia,” ujarnya penuh semangat.

Menariknya, Anggi tidak hanya mengikuti perkuliahan selama satu semester di Hiroshima University, tetapi juga akan melanjutkan program magang di Tasuc Jepang pada batch 4 mendatang. Dengan demikian, Anggi akan tinggal di Jepang selama satu tahun penuh.

Dr. dr. Riksma Rinalti Akhlan, M.Pd., Kaprodi PKh, menambahkan bahwa Anggi merupakan satu-satunya mahasiswa PKh UPI dari Indonesia yang lolos dalam program prestisius ini, bergabung bersama mahasiswa dari Thailand, Korea, dan Tiongkok. Hal ini menjadi pencapaian luar biasa yang membuktikan kualitas mahasiswa PKh UPI di level internasional.

Acara pelepasan ditutup dengan doa dan pesan agar Anggi senantiasa menjaga kesehatan, beradaptasi dengan budaya Jepang, serta menjadikan pengalaman internasional ini sebagai bekal berharga untuk masa depan.

Dengan semangat dan dukungan penuh dari keluarga besar FIP UPI, keberangkatan Anggi diharapkan menjadi langkah awal lahirnya lebih banyak mahasiswa yang berani mendobrak batas, menorehkan prestasi global, dan mengharumkan nama bangsa Indonesia di dunia internasional.