
Surabaya, 13–14 September 2025 – Dua dosen dari Program Studi Pendidikan Khusus, Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), yaitu Dr. dr. Riksma Nurahmi Rinalti Akhlan, M.Pd. dan Dr. Yoga Budhi Santoso, M.Pd., turut menjadi narasumber dalam Seminar Internasional dan Konferensi Ke-1 Asosiasi Terapis Perilaku Indonesia (ATEPI) 2025 yang digelar di Auditorium FIP UNESA, Surabaya.

Kegiatan yang menghadirkan keynote speaker internasional Ukai Saito (Tasuc Corporate, Japan) ini mengusung tema “Kolaborasi Pengembangan Kompetensi Terapis Perilaku untuk Mencapai Standar Terbaik dalam Melayani Individu Berkebutuhan Khusus dan Keluarga.”
Dalam paparannya, Dr. dr. Riksma Nurahmi Rinalti Akhlan, M.Pd. membahas Kurikulum Komprehensif Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas bagi Anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD). Beliau menekankan pentingnya kurikulum yang terstruktur, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan individu agar peserta didik dengan ASD mampu memahami kesehatan reproduksi secara tepat dan terlindungi dari risiko penyimpangan maupun kekerasan seksual.
Sementara itu, Dr. Yoga Budhi Santoso, M.Pd. memaparkan materi terkait Penyusunan Individualized Education Program (IEP) bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Setting Sekolah Reguler. Ia menjelaskan langkah-langkah praktis dalam mengintegrasikan IEP ke dalam pembelajaran inklusif, sehingga kebutuhan setiap anak dapat terakomodasi tanpa mengurangi kualitas proses belajar di sekolah reguler.
Kehadiran kedua dosen Pendidikan Khusus UPI ini menjadi bukti nyata kontribusi akademisi dalam mendorong praktik pendidikan inklusif dan layanan berbasis kebutuhan khusus di Indonesia. Diskusi yang dipandu berjalan interaktif, di mana para peserta sangat antusias menanyakan strategi implementasi kurikulum dan IEP dalam konteks nyata di lapangan.
Melalui partisipasi aktif dalam forum internasional ini, Program Studi Pendidikan Khusus UPI semakin memperkuat kiprahnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan praktik pendidikan khusus yang relevan dengan tantangan global maupun nasional.