Lompat ke konten

Prodi Pendidikan Khusus FIP UPI Selenggarakan Kuliah Umum “Deaf and Hard of Hearing People and the World of Sound: Activities at NTUT” Bersama Dr. Keiichi Yasu, Ph.D.

Bandung, 19 November 2025, Kegiatan kuliah umum “Deaf and Hard of Hearing People and the World of Sound: Activities at NTUT” yang diselenggarakan Program Studi Pendidikan Khusus FIP UPI pada 18 November 2025 menghadirkan Dr. Keiichi Yasu, Ph.D. dari Tsukuba University of Technology (NTUT), Jepang. Acara berlangsung di Auditorium Gedung PPG Lantai 6, dihadiri oleh dosen, tamu undangan, serta mahasiswa Pendidikan Khusus angkatan 2023 dan 2025.

Dalam pemaparannya, Dr. Keiichi menjelaskan mengenai sistem pendidikan bagi mahasiswa dengan hambatan pendengaran di NTUT, termasuk penggunaan bahasa isyarat Jepang, fasilitas pembelajaran dengan subtitle, serta keberadaan dua kampus khusus untuk mahasiswa tuli dan tuna netra. Ia memaparkan struktur akademik NTUT yang memiliki lima program studi dan lingkungan belajar yang inklusif, di mana sebagian besar dosennya juga merupakan individu dengan hambatan pendengaran.

Selain membahas dinamika akademik, Dr. Keiichi mempresentasikan bagaimana mahasiswa tuli berinteraksi dengan dunia suara melalui teknologi, alat bantu dengar, dan perangkat lunak pendukung. Ia memperlihatkan cara kerja alat bantu dengar, simbol dasar bahasa isyarat Jepang, serta proses produksi suara. Topik mengenai musik menjadi perhatian khusus, di mana mahasiswa NTUT merasakan musik melalui getaran pada dinding dan sedang mengembangkan aplikasi musik khusus bagi penyandang tuli.

Dr. Keiichi juga memperkenalkan aktivitas Deaflympics, penelitian alat musik yang paling mudah dirasakan oleh individu tuli seperti shamisen, serta program inovatif NTUT seperti rencana pembukaan Program Studi Diversity Inclusion. Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab tentang program tambahan untuk mahasiswa tuli, pemanfaatan media pembelajaran, hingga komunikasi dalam program pertukaran mahasiswa internasional.

Kuliah umum ini menjadi wahana penting bagi mahasiswa dan dosen Pendidikan Khusus UPI untuk memahami perkembangan global dalam pendidikan, teknologi assistive, serta inovasi layanan bagi individu dengan hambatan pendengaran, sekaligus memperkuat kerja sama akademik internasional di masa mendatang.